Program KKN RDR 77 UIN Walisongo Semarang yakni Kelompok 34 membuat program kerja bimbingan belajar bersama anak-anak panti asuhan di Yayasan Ar-Rojuu Hayaatus Sawa kelurahan Padangsari Banyumanik Semarang.
Melihat bahwa pembelajaran yang di terima anak-anak dalam masa pandemi ini masih belum maksimal menjadi salah satu alasan mengadakan program pengabdian tersebut. Dari salah satu penuturan anak-anak yang berada di yayasan, mereka tidak diperbolehkan membawa smartphone agar lebih fokus dalam menimba ilmu agama, namun disayangkan karena pembelajaran disekolah yang saat ini dilaksanakan masih harus menggunakan smartphone untuk mengirimkan informasi baik dari guru ke murid maupun sebaliknya.
Anak-anak yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka pun masih kebingungan dalam memahami materi pelajaran yang ada. Hal inilah yang menjadi alasan diadakannya bimbingan belajar bersama anggota KKN RDR 77 UIN Walisongo Semarang Kelompok 34. Yang diharapkan dapat membantu anak-anak panti dalam bidang akademisnya.
Bimbingan belajar di adakan dua kali dalam satu minggu yakni hari sabtu dan minggu pukul 16.00 s/d 17.30 kegiatan ini dilaksanakan selama KKN berlangsung di yayasan Fahrudin, peserta bimbingan belajar terdiri dari tingkat SD, SMP, dan SMA dengan jumlah 30 anak (laki-laki dan perempuan)
Feedback yang diterima oleh anggota KKN sangat baik, terlihat dari antusias anak-anak selama mengikuti kegiatan bimbingan belajar ini, mereka datang tepat waktu dan mengikuti kegiatan pembelajaran sampai selesai.
Roy Hidayatum Muna salah satu anggota kelompok 34 KKN RDR 77 UIN Walisongo Semarang mengatakan “Pendidikan merupakan kunci sukses setiap anak, dengan alasan tersebut kami berharap dengan adanya program bimbingan belajar ini bisa mendorong anak-anak untuk tetap semangat belajar di masa pandemi sekarang, tentunya dengan tetap menaati protokol kesehatan yang ada.”
Program kerjasama kelembagaan ini sangat berdampak positif, dari anak-anak panti asuhan sendiri memiliki respons positif dan sangat senang terhadap pembelajaran ini,karena mereka dapat mengerjakan tugas-tugas dari sekolah dengan mudah. Anak-anak yayasan juga sangat menyukai model pembelajaran yang diadakan oleh mahasiswa maupun mahasiswi KKN RDR 77 UIN WALISONGO SEMARANG.
Dari pihak yayasan mengatakan bahwa “Harapan dari yayasan adalah untuk kedepannya dapat diadakan kerjasama lagi yang dapat berdampak positif bagi anak-anak pondok“.
Tak dipungkiri bahwa bimbingan belajar ini sangat membantu dalam pemahaman anak-anak mengenai materi yang ada di sekolah.




