UIN Walisongo Online, Semarang – Sebagai kegiatan penutupan perkuliahan Mata Kuliah Produksi Film dan Sinetron, dosen dan mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo mengadakan Gelar Layar Karya Broadcasting 2026. Kegiatan ini bertempat di Ruang Teather Gedung General Library @ ICT Center Kampus III UIN Walisongo Semarang pada Rabu (10/06/2026).
Kegiatan ini ini menghadirkan film-film pendek hasil karya mahasiswa konsentrasi Broadcasting angkatan 2023. Judul-judul film yang diputar dan diberi apresiasi bersama diantaranya : “Inside Me”, “Versi Yang Dipilih”, “Illusion Of Later” dan “Langit Yang Tertunda”. Setelah karya film ditayangkan, dosen dan mahasiswa bersama-sama memberikan apresiasi sekaligus evaluasi.
Karya-karya film ini mengangkat tema yang relevan dengan fenomena kekinian, seperti perkembangan Informasi dan Teknologi yang memiliki dua sisi, positif dan negative bagi kehidupan manusia. Ayu Lestari sebagai produser film “Inside Me” menuturkan bahwa “film garapan tim kami ini mengangkat tema tentang pengaruh content game di media digital terhadap mahasiswa. Beberapa mahasiswa semester akhir kecanduan main game, sehingga waktu yang seharusnya digunakan untuk menyeleisaikan tugas akhir malah habis digunakan untuk main game. Yang harusnya mahasiswa bisa lulus tepat waktu, gara-gara kecanduan main game, lulus kuliahnya bisa molor”.
Rido sebagai produser film “Versi Yang Dipilih” juga menyampaikan bahwa “Film karya tim kami ini menceritakan tentang kehidupan masa kini di tengah membajirnya arus informasi di media sosial yang kurang filter, sehingga kadang memunculkan fitnah-fitnah terhadap seseorang. Ucapan-ucapan yang tidak utuh, atau bahkan sengaja dipotong oleh pihak-pihak tertentu dapat menyebabkan kehebohan di ranah public. Melalui film ini harapannya bisa mencerahkan masyarakat agar dapat menyaring informasi sebelum disharing”.
Muhammad Alfandi, selaku Dosen pengampu mata kuliah Produksi Film dan Sinetron mengungkapkan rasa bangga atas kerja keras para mahasiswanya. “Alhamdulillah 4 kelompok dari 2 kelas (rombel) dapat menyelesaikan project produksi film ini. Meskipun waktu yang tersedia terasa singkat, hasil karya kalian memuaskan. Ini adalah bukti kekompakan dan sinergisitas yang luar biasa”. Pesan selanjutnya “Namun, perlu diingat, bahwa kemampuan-kemampuan teknis (hard skill) mahasiswa di bidang broadcasting tidaklah cukup sebagai bekal untuk masuk ke dunia kerja. Teman-teman mahasiswa harus menguatkan kemampuan soft skill, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran dan Kerjasama tim.” imbuh pesannya.
Selanjutnya Silvia Riska Fabriar selaku Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam sambutannya menyampaikan “Kami atas nama pimpinan jurusan menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang telah bekerja dan berusaha keras untuk menghasilkan karya-karya film terbaiknya. Tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada Pak Muhammad Alfandi selaku dosen pengampu Mata Kuliah Produksi Film dan Sinetron. Berharap ke depannya banyak karya-karya yang dihasilkan oleh mahasiswa KPI, dan semoga tidak hanya berhenti dan ditonton di ruangan ini, tetapi bisa go public, dan bahkan bisa masuk kompetisi dalam perlombaan film Tingkat nasional maupun internasional. Sehingga Prodi KPI UIN Walisongo lebih dikenal lagi di dunia luar, sebagai wujud jargon KPI “No Action, No Exist”.
“Kegiatan ini adalah contoh nyata bagaimana proses pembelajaran di kelas dapat menghasilkan karya nyata dan berdampak. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melatih kreativitas dan kemampuan bekerja nyata dalam tim. Gelar dan apresiasi karya seperti ini juga sangat penting, karena menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya lebih baik.”, imbuhnya.




