KKN UIN-UNS Perkuat Kolaborasi dengan Pemdes Karangrowo – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Demak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Walisongo Semarang Posko 103 dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Posko 52 menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Pertemuan strategis ini berlangsung di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Desa Karangrowo pada Jumat (24/7/2026).

Rapat ini bertujuan untuk menyinkronkan program kerja (proker) yang telah dirancang oleh para mahasiswa agar dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan dan pemberdayaan di desa.

Nafisa Oktaviani, salah satu mahasiswa KKN UIN Walisongo, yang juga merupakan sekretaris desa KKN posko 103 menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal yang krusial.

“Tujuannya adalah untuk menyelaraskan kegiatan desa dengan proker dari masing-masing kelompok KKN agar pelaksanaannya bisa lebih optimal,” ujarnya.

Meskipun berasal dari dua universitas yang berbeda dengan fokus proker masing-masing, semangat gotong royong tetap menjadi landasan utama. Hal ini ditekankan oleh Kepala Desa Karangrowo, Abdul Syukur dalam arahannya.

“Walaupun prokernya berbeda, mahasiswa harus tetap saling membantu. Jalankan program sesuai dengan perencanaan masing-masing, namun tetap jaga sinergi,” pesannya kepada para peserta rapat.

Afrizal Syaifulloh, selaku Koordinator Desa (kordes) KKN posko 103 UIN Walisongo, menilai bahwa pertemuan ini lebih dari sekadar urusan administratif, melainkan wadah untuk mempererat silaturahmi.

“Melalui kolaborasi ini, terbangun hubungan baik dari pihak UNS, UIN, dan Kepala Desa. Koordinasi proker yang telah didiskusikan bersama ini kami jadikan sebagai sharing session. Harapannya, kedua belah pihak dapat berkolaborasi dengan baik pada proker yang telah kita buat masing-masing,” jelas Afrizal.

WhatsApp Image 2026 07 24 at 22.27.07

Sementara itu, kordes KKN UNS, Andy Cittra, atau yang lebih dikenal dengan nama Ancit, menyampaikan harapan besarnya pasca-rapat koordinasi ini. Ia berharap agar dedikasi para mahasiswa di desa tersebut dapat meninggalkan jejak yang bermanfaat.

“Harapan saya, semoga seluruh rangkaian program yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Karangrowo, serta menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara mahasiswa dan masyarakat,” tutur Ancit.

Ia juga menutup penyampaiannya dengan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi pengalaman bermakna dan membawa dampak positif bagi semua,” tutupnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *