UIN Walisongo Gelar Ujian Jalur Mandiri 2026 – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang  – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Ujian Jalur Mandiri Tahun 2026 pada 28–29 Juli 2026 sebagai tahapan akhir seleksi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Seleksi dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di ICT Center UIN Walisongo, sementara peserta yang mendaftar Program Studi Kedokteran mengikuti tahapan tambahan berupa tes psikometri di Gedung IsDB Fakultas Syariah dan Hukum.

Sebanyak 543 peserta mengikuti Ujian Jalur Mandiri. Pelaksanaan seleksi berlangsung tertib dengan sistem berbasis komputer yang dirancang untuk mengukur kemampuan akademik calon mahasiswa. Khusus bagi pendaftar Program Studi Kedokteran, tes psikometri menjadi bagian dari proses seleksi untuk mengukur aspek psikologis, karakter, serta potensi yang dibutuhkan dalam menempuh pendidikan kedokteran.

Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan UIN Walisongo, Nurrohman, MM, mengatakan bahwa Ujian Jalur Mandiri merupakan kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk bergabung dengan UIN Walisongo pada tahun akademik ini. Seluruh proses seleksi diselenggarakan secara objektif, transparan, dan akuntabel agar menghasilkan mahasiswa yang berkualitas.

“Ujian Jalur Mandiri merupakan tahapan akhir dalam proses penerimaan mahasiswa baru UIN Walisongo Tahun Akademik 2026/2027. Seluruh rangkaian seleksi kami laksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan memanfaatkan sistem berbasis komputer sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama sesuai kemampuan yang dimiliki,” ujar Nurrohman.

Ia menjelaskan, khusus bagi peserta yang memilih Program Studi Kedokteran, tes psikometri menjadi bagian penting dalam proses seleksi karena tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga kesesuaian potensi dan karakter calon mahasiswa.

“Melalui proses seleksi ini, kami berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kesiapan untuk berkembang sesuai kompetensi pada program studi yang dipilih,” tambahnya.

Salah satu peserta Ujian Jalur Mandiri, Elysha Salsabila Maharani, mengikuti seleksi untuk Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Ia mengaku optimistis dapat menyelesaikan ujian meski sempat menemui kesulitan pada beberapa materi.

“Bagian yang menurut saya cukup sulit adalah Bahasa Arab. Selebihnya masih bisa saya kerjakan,” katanya.

Elysha mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya pernah dinyatakan lolos pada jalur seleksi lain, yaitu Jalur Prestasi. Namun, saat itu ia memutuskan tidak melanjutkan proses registrasi sehingga kembali mencoba melalui Jalur Mandiri tahun ini.

Ia juga berharap sosialisasi mengenai penerimaan mahasiswa baru UIN Walisongo semakin diperluas sehingga informasi mengenai berbagai jalur masuk dapat menjangkau lebih banyak calon mahasiswa.

“Menurut saya, informasi penerimaan mahasiswa baru perlu lebih digencarkan lagi agar semakin banyak siswa yang mengetahui kesempatan untuk kuliah di UIN Walisongo,” ujarnya.

IMG 6436

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *