Siap Garap Potensi External Resources – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang – Dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan dan mengakselerasi pembiayaan menuju perguruan tinggi berkelas dunia (world-class university), Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan Executive Meeting Pengembangan External Resources di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, pada Selasa (1/9/2026).

Pertemuan puncak ini dihadiri oleh Menko PMK RI, jajaran pimpinan universitas, dekanat, serta para pimpinan lembaga dan unit di lingkungan UIN Walisongo Semarang. Forum ini menjadi sarana strategis untuk merumuskan langkah inovatif dalam menggali dan mengoptimalkan potensi sumber daya eksternal kampus.

IMG 7986

Perubahan Paradigma: Menko PMK Dorong Inovasi Pembiayaan dan Naming Rights

Hadir memberikan pandangan dan arahan strategis, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., menekankan pentingnya reorientasi cara berpikir (mindset) dalam perencanaan anggaran perguruan tinggi modern.

Prof. Pratikno menggarisbawahi bahwa tantangan utama kepemimpinan kampus saat ini berada pada kemampuan mengelola dilema mandat di tengah pesatnya tuntutan mutu dari masyarakat dan media sosial.

“Tata kelola perguruan tinggi itu pada dasarnya mengelola dilema mandat. Kita butuh mencari rel yang tepat, bukan sekadar mengerem. Tuntutan mutu dan pelayanan kampus terus meningkat di era media sosial ini, sementara ruang pembiayaan sering kali terbatas. Kuncinya ada pada perubahan cara berpikir perencanaan: jangan membatasi rencana dari besarnya dompet internal, tetapi beranilah menawarkan narasi masa depan dan reputasi kampus melalui inovasi pembiayaan eksternal serta skema naming rights,” tegas Prof. Pratikno.

Lebih lanjut, Prof. Pratikno menyampaikan bahwa perencanaan kampus tidak boleh lagi bersifat budget-driven atau melulu terpaku pada saldo internal semata. Kampus harus berani menjual gagasan dan nilai masa depan (future value) untuk menarik dana tunai eksternal (external fresh money), bantuan barang/fasilitas (in-kind), hingga optimalisasi naming rights (hak penamaan gedung atau fasilitas kampus) bersama mitra korporasi dan filantropi.

IMG 7964

Komitmen Rektor UIN Walisongo: Meretas Keterbatasan, Menjual Narasi Keunggulan

Menanggapi arahan Menko PMK, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., menyatakan kesiapan penuh seluruh elemen pimpinan kampus untuk mentransformasi paradigma perencanaan dan pengembangan sumber daya eksternal di UIN Walisongo Semarang.

Prof. Musahadi menegaskan bahwa UIN Walisongo Semarang siap beradaptasi dengan tantangan zaman dan tidak lagi bergantung pada pola pembiayaan konvensional.

“Arahan dan pandangan dari Bapak Menko PMK Prof. Pratikno menjadi pemantik semangat sekaligus kompas strategis bagi UIN Walisongo Semarang. Tata kelola perguruan tinggi hari ini memang menuntut kita untuk keluar dari zona nyaman perencanaan konvensional. UIN Walisongo Semarang siap mengadopsi cara berpikir baru ini: merancang masa depan kampus berbasis narasi keunggulan, inovasi pembiayaan eksternal, dan penguatan skema kemitraan strategis seperti naming rights serta penggalangan endowment fund,” ujar Prof. Musahadi.

Rektor menambahkan bahwa hasil dari Executive Meeting ini akan langsung ditindaklanjuti oleh seluruh unit kerja. Pimpinan universitas, fakultas, hingga lembaga diminta membagi skema pembiayaan program strategis menjadi tiga saluran utama: dukungan anggaran internal, kontribusi fasilitas (in-kind), serta penggalian fresh money dari mitra eksternal.

“Dengan modal reputasi akademik, kapasitas SDM, dan posisi strategis yang kita miliki, UIN Walisongo optimistis mampu melompati keterbatasan anggaran internal untuk menghadirkan layanan pendidikan tinggi berkualitas internasional,” pungkas Prof. Musahadi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *