UIN Walisongo Online, Semarang, – UIN Walisongo Semarang bersama PKBI Jawa Tengah memberikan edukasi regulasi emosi kepada 18 siswa Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) SMPN 2 Semarang melalui metode roleplay, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan bertajuk “Kenali, Kelola, dan Kendalikan Emosimu” berlangsung pukul 16.00–17.00 WIB di ruang perpustakaan SMPN 2 Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Pengalaman Profesi (PPP) mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Walisongo Semarang yang berkolaborasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah.
Dua mahasiswa BPI, Mutia dan Nafis, menjadi fasilitator dalam kegiatan tersebut dengan pendampingan Ananto dari Pilar PKBI Jawa Tengah. Mereka mengajak siswa mengenali berbagai bentuk emosi sekaligus memahami cara menyalurkannya secara sehat.
Belajar Mengenali Emosi melalui Roleplay
Kegiatan dikemas secara interaktif melalui roleplay. Siswa diminta memberikan contoh emosi sehat dan tidak sehat, kemudian menuliskannya pada sticky note untuk ditempelkan di kertas plano. Melalui aktivitas tersebut, siswa dapat menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari. Fasilitator kemudian menjelaskan jenis-jenis emosi dasar dan cara menyalurkannya secara tepat.
Siswa juga diajak memahami bahwa regulasi emosi bukan berarti menahan atau menghilangkan perasaan. Regulasi emosi dilakukan dengan mengenali dan memahami perasaan, kemudian menyalurkannya dengan cara yang tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Sherly, siswa kelas 9B, mengatakan dirinya memilih berolahraga dan membaca buku ketika mengalami kekecewaan. Sementara M. Raziq Rafiki, siswa kelas 8A, memilih bermain gim atau mendengarkan musik ketika merasa lelah setelah belajar sebelum kembali berkonsentrasi.
“Kami ingin siswa tidak hanya tahu nama-nama emosi, tetapi juga bisa mengenali dan menyalurkannya dengan cara yang sehat,” kata Mutia.

Bekal Menghadapi Tekanan Sehari-hari
Edukasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa PIK-R SMPN 2 Semarang dalam menghadapi berbagai tekanan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang emosi, tetapi juga berlatih mengenali perasaan dan menemukan cara yang lebih positif untuk mengelolanya.
Bagi mahasiswa BPI UIN Walisongo, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penerapan kompetensi pendampingan dan penyuluhan kepada remaja melalui pengalaman langsung di lapangan. Kolaborasi UIN Walisongo dan PKBI Jawa Tengah diharapkan dapat mendukung penguatan edukasi kesehatan mental dan kemampuan regulasi emosi di kalangan remaja.




