Bangun Kebersamaan Alumni, Kalam Walisongo Jabodetabek Gelar Program Mudik Gratis Tahunan – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Jakarta — Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang tergabung dalam Kalam Walisongo Jabodetabek kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi para alumni yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada Minggu (15/03/2026). Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang bertujuan mempererat solidaritas dan memperkuat jaringan komunikasi antaralumni.

Sejak bakda Subuh, para peserta mulai berkumpul di kawasan seberang Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sebelum diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dalam pelepasan keberangkatan tersebut, Muchamad Sidik Sisdiyanto yang mewakili pengurus Kalam Walisongo Jabodetabek dan panitia menyampaikan apresiasi kepada para peserta mudik.

“Kami dari pengurus Kalam Walisongo Jabodetabek, mewakili seluruh panitia, mengucapkan terima kasih dan selamat menempuh perjalanan mudik bersama. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan, dan insyaallah tahun depan pesertanya bisa lebih banyak lagi, bahkan lebih dari dua bus. Semoga perjalanan aman dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Ketua Kalam Walisongo Jabodetabek, Abdul Rouf, mengatakan bahwa program mudik gratis menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan di antara alumni UIN Walisongo yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

“Ini merupakan mudik gratis keempat yang kami selenggarakan. Ternyata jumlah alumni UIN Walisongo yang berdomisili di Jabodetabek cukup banyak, sehingga kegiatan seperti ini menjadi sarana untuk mempererat solidaritas, komunikasi, dan persaudaraan,” ujar Rouf.

Ia menambahkan, penyelenggaraan mudik gratis tahun ini didukung oleh partisipasi dan kepedulian para alumni. Panitia menyediakan dua bus dengan jumlah peserta sekitar 70 orang yang diberangkatkan ke beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut Rouf, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya membantu meringankan biaya perjalanan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi lintas angkatan.

“Harapannya, mudik gratis ini bisa terus menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas pengurus dan keluarga besar Kalam Walisongo Jabodetabek. Ke depan, kami berharap jumlah peserta dan jangkauan tujuan bisa semakin ditingkatkan,” katanya.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., menyambut baik inisiatif para alumni yang mengadakan mudik bersama. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan di antara alumni, meskipun telah tersebar di berbagai daerah.

“Kegiatan ini menunjukkan nuansa kekompakan, kekeluargaan, dan keharmonisan antaralumni lintas angkatan. Mudik bersama menjadi sarana silaturahmi sekaligus mempererat hubungan emosional dengan almamater dan daerah kelahiran,” ujarnya.

Salah satu peserta tujuan Surabaya, Birrul Alim, mengaku senang dapat mengikuti program mudik gratis tersebut. Selain membantu mengurangi biaya perjalanan, kegiatan itu juga menjadi ajang mempererat hubungan antaralumni.

“Bukan hanya membantu perantau untuk mudik, tetapi juga memperkuat silaturahmi. Kita merasa tetap menjadi keluarga meskipun sudah lama lulus dan tinggal di tempat yang berbeda,” kata Alim.

Hal senada disampaikan peserta tujuan Pati, Muafiq. Ia mengaku bersyukur dapat mengikuti mudik bersama karena sangat membantu di tengah tingginya arus mudik dan sulitnya mendapatkan tiket.

“Program ini sangat membantu, apalagi saat arus mudik padat dan tiket sulit dicari. Jadwal keberangkatannya juga tepat sehingga efektif bagi alumni yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya,” ujarnya.

Program mudik gratis Kalam Walisongo Jabodetabek diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai wadah mempererat ukhuwah, memperluas jaringan alumni, serta memperkuat rasa kebersamaan di perantauan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *