UIN Walisongo Online, Semarang – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sukses menyelenggarakan acara Pelepasan dan Pembekalan bagi calon wisudawan pada Kamis (21/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat di Hotel Mahima Semarang ini dipimpin langsung oleh Dekan FDK UIN Walisongo, Dr. Nasihun Amin, M.Ag., serta diikuti oleh 70 calon wisudawan.
Dalam laporan akademik yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Ibnu Fikri, M.SI., Ph.D., momen krusial ini menandai sejarah panjang fakultas, di mana akumulasi total lulusan yang pernah dilepas oleh FDK kini telah mencapai angka 7.728 wisudawan. Pada periode wisuda kali ini, capaian prestasi akademik dinilai sangat membanggakan, dengan rata-rata Indeks Prestasi Komulatif (IPK) sarjana (S1) menyentuh angka 3,71 (predikat cumlaude), sedangkan untuk program magister (S2) meraih rata-rata IPK 3,72.
Secara rinci, dari total 70 calon wisudawan yang dibekali, sebanyak 69 orang merupakan lulusan program sarjana (S1) dan 1 orang merupakan lulusan program magister (S2). Pelepasan kali ini sekaligus menandai momentum historis bagi fakultas, di mana Dekan secara simbolis melepas calon wisudawan Program S1 yang ke-100 dan Program S2 yang ke-41.
Ada pemandangan menarik sekaligus membanggakan pada wisuda periode ini. Dekan FDK secara khusus memberikan apresiasi tinggi karena seluruh predikat wisudawan terbaik di setiap lini program studi berhasil disapu bersih oleh mahasiswi.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr. Nasihun Amin,M.Ag menyampaikan “Para calon wisudawan terbaik kali ini semuanya putri. Ini membuktikan bahwa perempuan itu luar biasa. Kata ‘Perempuan’ memiliki akar kata ‘Mpu’ yang berarti orang yang hebat, ahli, atau memiliki kemampuan mendalam. Selamat untuk seluruh wisudawan,” ujar Dr. Nasihun Amin yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.
Dr. Nasihun Amin menegaskan bahwa seluruh proses belajar di FDK memiliki nilai positif. Baik mereka yang mampu menyelesaikan studi secara cepat dalam kurun waktu 7 hingga 8 semester, maupun mereka yang menempuh hingga 15 semester untuk mematangkan diri, semuanya adalah proses perjuangan yang tidak ringan dan patut diapresiasi secara terhormat.
Namun, Dekan mengingatkan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah ‘waktu jeda sebentar’ sebelum melangkah ke fase perjuangan berikutnya. Beliau menekankan bahwa keberhasilan di dunia kerja dan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik (hard skill) di dalam kelas, namun sangat bertumpu pada kecakapan mengelola diri (soft skill) serta membangun jaringan dan relasi dengan pihak lain.

Para alumni diharapkan senantiasa memegang teguh prinsip pembelajar sejati sebagaimana yang diajarkan dalam Islam, yaitu menuntut ilmu sejak dari buaian hingga akhir hayat. Beliau menuntut alumni untuk segera kembali ke masyarakat dan mengambil peran kontributif yang nyata.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan, dan keberkahan bagi langkah baru para lulusan FDK UIN Walisongo di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
Komposisi lulusan tersebar pada enam program studi, dengan rincian sebagai berikut Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI): 9 calon wisudawan, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) S1 16 calon wisudawan, Manajemen Dakwah (MD) 19 calon wisudawan, Pengembangan Masyarakat Islam (PMI): 15 calon wisudawan, Manajemen Haji dan Umroh (MHU) 10 calon wisudawan dan Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) S2 1 calon wisudawan
Adapun daftar wisudawan terbaik per program studi diraih oleh Mita Putri Apriliani (Prodi BPI) Tahayu Unnihayah (Prodi KPI S1), Khusnul Khotimah (Prodi MD) ; Fairuz Miksalimna (Prodi PMI) , Anita Firdaus (Prodi MHU) Anggita Hikmatul Hinayah




