Kolaborasi SeaMara dan Lindungi Hutan Tanam 250 Bibit Cemara Laut untuk Jaga Pesisir Kendal – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Kendal – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Lindungi Hutan menggelar Aksi Lingkungan SeaMara 2026 di Pantai Muara Kencan, Kabupaten Kendal, Minggu (31/5). Kegiatan ini diwujudkan melalui penanaman 250 bibit cemara laut dan aksi bersih pantai sebagai upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir.

Mengusung tema “Mengakar dalam Ilmu, Bertumbuh dalam Aksi”, SeaMara menjadi ruang edukasi sekaligus aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap berbagai persoalan lingkungan pesisir, seperti abrasi, pencemaran sampah, dan dampak perubahan iklim.

Ketua Pelaksana SeaMara 2026, Akhmad Arifin, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi pesisir yang semakin rentan akibat aktivitas manusia dan berkurangnya vegetasi pelindung pantai.

“Melalui SeaMara, kami ingin mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya pelestariannya,” ujarnya.

Selain aksi penanaman, peserta juga mengikuti sesi edukasi lingkungan yang menghadirkan Ketua Mangrove Academy, Warsito, dan pegiat lingkungan Iqbal. Dalam kesempatan tersebut, Warsito menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kawasan pesisir yang saat ini menghadapi ancaman abrasi, banjir rob, dan perubahan iklim.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau komunitas tertentu. Pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama agar kawasan pesisir tetap dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Sebanyak 250 bibit cemara laut ditanam secara gotong royong di kawasan Pantai Muara Kencan. Tanaman ini dipilih karena mampu beradaptasi dengan lingkungan pantai serta berfungsi membantu mengurangi abrasi dan memperkuat ekosistem pesisir.

Pemateri lingkungan, Iqbal, berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi pelestarian lingkungan.

“Selama manusia hidup di bumi, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaganya,” katanya.

Melalui kolaborasi SeaMara dan Lindungi Hutan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa edukasi dan aksi nyata dapat berjalan beriringan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir bagi generasi mendatang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *