UIN Walisongo Online, Semarang – Rangkaian visitasi akreditasi internasional oleh ACQUIN (Jerman) untuk Klaster 3 di UIN Walisongo Semarang memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir yang krusial pada hari ini, Selasa (14/07/2026). Bertempat di Laboratorium Komputer PTIPD, agenda hari ini berfokus pada penggalian testimoni riil dan kualitas akademik langsung dari akar rumput universitas.
Setelah menjalani live campus tour di 50 titik lokasi pada siang hari, dua sesi diskusi paling dinamis digelar secara maraton, yaitu sesi diskusi bersama alumni dan mahasiswa aktif, disusul dengan sesi diskusi bersama para pengelola program studi serta dosen.
Suara Alumni dan Mahasiswa Pikat Perhatian Asesor
Sesi siang hari diawali dengan Discussion Round 4 yang mempertemukan tim asesor ACQUIN dengan 78 perwakilan alumni dan mahasiswa aktif UIN Walisongo Semarang. Sesi yang dipandu oleh Kepala Pusat PPMMA ini berlangsung sangat interaktif. Para mahasiswa dan alumni berbagi pengalaman langsung mengenai atmosfer akademik di kampus, fasilitas pembelajaran, hingga dampak nyata kurikulum UIN Walisongo Semarang dalam membekali mereka di dunia kerja.
Keterlibatan aktif puluhan alumni yang kini telah berkiprah di berbagai sektor profesional menjadi bukti kuat bagi para asesor bahwa lulusan UIN Walisongo Semarang memiliki daya saing tinggi dan mampu beradaptasi dengan cepat di era global.
Dosen dan Pengelola Prodi Unjuk Gigi
Memasuki sore hari, suasana diskusi tetap hangat dalam Discussion Round 5 yang menghadirkan 65 peserta dari unsur pengelola program studi (Kaprodi) dan dosen. Di bawah koordinasi Kepala Pusat Admisi, sesi ini membedah secara mendalam metode pengajaran, implementasi kurikulum, serta integrasi nyata dari paradigma Unity of Sciences (Kesatuan Ilmu) ke dalam proses belajar-mengajar di kelas.
Para dosen dengan lugas memaparkan bagaimana mereka mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan metode riset mutakhir, sembari tetap menjaga nilai-nilai karakter ketimuran dan keislaman yang menjadi ciri khas UIN Walisongo Semarang.
Ketua LPM Dr. Saminanto: Testimoni Riil Adalah Kunci Mutu Unggul
Melihat jalannya diskusi yang berlangsung sangat lancar dan penuh antusiasme tersebut, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo Semarang, Dr. Saminanto, M.Sc., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sivitas akademika yang terlibat hari ini.
“Alhamdulillah, proses visitasi hari kedua untuk Klaster 3 hari ini berjalan dengan sangat lancar dan dinamis. Kekuatan utama kita hari ini terletak pada kejujuran dan kekuatan testimoni dari para alumni, mahasiswa, serta dosen-dosen hebat kita. Kehadiran 78 mahasiswa-alumni dan 65 dosen dalam sesi diskusi bukan sekadar angka, melainkan representasi dari solidnya sistem penjaminan mutu yang berjalan di UIN Walisongo,” ungkap Dr. Saminanto dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan komunikasi interaktif hari ini akan menjadi modal yang sangat berharga menjelang sesi kesimpulan dan umpan balik (feedback) dari para asesor.
“Asesor ACQUIN sangat mengapresiasi cara dosen kita mengajar dan bagaimana alumni kita diserap oleh lapangan kerja. Ini menunjukkan bahwa akreditasi ‘Unggul’ yang kita miliki memang terpotret nyata di lapangan. LPM akan terus mengawal proses ini hingga sesi concluding meeting malam nanti, serta mempersiapkan transisi yang sama suksesnya untuk visitasi Klaster 2 dan Klaster 1 berikutnya,” pungkas Dr. Saminanto.
Sesuai jadwal, rangkaian Klaster 3 ini akan ditutup dengan agenda Feedback/Concluding Meeting bersama Ketua LPM pada pukul 18.15 hingga 19.45 WIB. Hasil positif dari Klaster 3 ini diharapkan menjadi pembuka jalan yang manis bagi kesuksesan visitasi program studi di klaster-klaster berikutnya sepanjang bulan Juli ini.




