UIN Walisongo Online, Semarang – Jalur seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau UM-PTKIN 2026 telah resmi dibuka bagi para calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang. Berbeda dengan jalur prestasi, UM-PTKIN mengandalkan Sistem Seleksi Elektronik atau SSE yang dirancang untuk mengukur potensi akademik serta literasi keagamaan secara mendalam melalui perangkat komputer di lokasi ujian.
Pihak universitas menghimbau agar seluruh peserta mulai memetakan strategi belajar agar mampu bersaing memperebutkan kursi di kampus hijau ini.
Para peserta akan menghadapi empat instrumen besar dalam ujian SSE ini, yang pertama adalah Penalaran Akademik untuk mengukur kemampuan potensi calon mahasiswa dalam menyelesaikan studi. Materi ini mencakup aspek penalaran verbal, penalaran gambar, dan penalaran kuantitatif yang menguji logika dasar.
Selain itu, terdapat materi Penalaran Matematika yang akan menguji kapasitas analisis individu dalam memecahkan masalah sehari-hari menggunakan konsep serta fakta matematika sederhana secara tepat.
Selanjutnya, peserta akan diuji melalui materi Literasi Membaca yang mencakup kemampuan mengevaluasi dan merefleksikan teks dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta bahasa Arab. Materi ini bertujuan untuk membentuk pribadi mahasiswa yang memiliki daya kritis tinggi dan wawasan global namun tetap moderat.
Instrumen terakhir yang sangat krusial adalah Literasi Ajaran Islam yang meliputi pemahaman terhadap Al-Qur’an, Hadis, Fikih, serta Sejarah Kebudayaan Islam dalam bingkai moderasi beragama guna mewujudkan masyarakat madani.
Mengenai persiapan teknis ini, Tim Humas UIN Walisongo Semarang memberikan penekanan khusus bagi para calon pendaftar agar lebih teliti dalam memahami alur ujian.
“Kami sangat menyarankan agar peserta tidak hanya fokus pada hafalan, tetapi lebih pada pengasahan daya nalar dan literasi, karena model ujian SSE tahun ini dirancang untuk melihat sejauh mana calon mahasiswa mampu berpikir kritis dan memiliki pemahaman agama yang inklusif,” ujar perwakilan Humas UIN Walisongo dalam keterangannya pada Kamis (14/5/2026).
Bagi para peminat, proses pendaftaran dan pembayaran telah dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 13 April hingga 30 Mei 2026 melalui kanal resmi yang telah disediakan. Setelah melakukan pembayaran, peserta diwajibkan melakukan finalisasi pendaftaran paling lambat pada 3 Juni 2026 untuk memastikan data tersimpan di sistem. Pencetakan kartu peserta ujian dapat dilakukan mulai tanggal 14 April 2026 dan kartu tersebut wajib dibawa sebagai syarat utama saat mengikuti tes di lokasi yang ditentukan.
Pelaksanaan ujian SSE sendiri akan digelar secara serentak pada tanggal 8 hingga 14 Juni 2026 di titik lokasi yang telah dipilih oleh peserta saat melakukan pendaftaran daring. Tim Humas mengingatkan agar peserta datang tepat waktu dan mematuhi protokol ujian yang telah ditetapkan oleh panitia pusat.
“Kelalaian dalam jadwal atau ketidakhadiran dalam sesi ujian akan langsung menggugurkan status kepesertaan, sehingga kedisiplinan waktu sangatlah krusial dalam jalur seleksi ini,” tambahnya lagi.
Hasil perjuangan para calon mahasiswa akan diumumkan secara resmi pada tanggal 30 Juni 2026 melalui laman pengumuman nasional. Setelah dinyatakan lolos, mahasiswa baru diwajibkan mengikuti tahapan berikutnya yaitu proses registrasi atau daftar ulang yang dijadwalkan pada tanggal 1 hingga 9 Juli 2026.
Seluruh prosedur pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman resmi um.ptkin.ac.id atau melalui aplikasi mobile yang telah disiapkan oleh panitia nasional bagi pengguna Android.
UIN Walisongo Semarang berharap melalui jalur UM-PTKIN ini dapat menjaring talenta-talenta muda yang berintegritas dan siap menjadi bagian dari Kampus Kemanusiaan dan Peradaban. Persaingan yang kompetitif menuntut persiapan yang matang baik secara fisik maupun akademik bagi setiap lulusan sekolah menengah yang mendaftar.
Pihak Humas menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel guna menjamin kualitas input mahasiswa baru yang akan menempuh studi di berbagai program studi unggulan.




