UIN Walisongo Gelar Monitoring Beasiswa KIP Kuliah dan Literasi Keuangan Syariah Bersama Puspenma Kemenag, BSI, dan OJK – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang – UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Monitoring Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan Literasi Keuangan Syariah pada Jumat (5/6/2026) di Ruang Teatrikal Lantai 4 Gedung K.H. Sholeh Darat. Kegiatan ini diikuti oleh para penerima beasiswa KIP Kuliah di lingkungan UIN Walisongo Semarang.

Kegiatan diawali dengan arahan dari Funding & Transaction Business Deputy PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, Toni Budi Kartono, yang menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak bagi mahasiswa penerima beasiswa serta pemanfaatan layanan keuangan syariah untuk mendukung pengembangan diri dan pendidikan.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK) UIN Walisongo Semarang, Dr. M. Fatah, S.Ag., M.Ed. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program KIP Kuliah merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, para penerima beasiswa diharapkan dapat menjaga prestasi akademik sekaligus memanfaatkan bantuan pendidikan tersebut secara optimal.

Pada sesi materi, Dr. Amiruddin Kuba, S.Ag., M.A., CWC dari Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan pemaparan mengenai kebijakan dan mekanisme beasiswa KIP Kuliah. Selain menjelaskan berbagai ketentuan terkait program tersebut, beliau juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa penerima KIP Kuliah agar terus berprestasi, memiliki integritas, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul yang berkontribusi bagi bangsa.

kip2

Selanjutnya, Harsaid Yusuf Bakhtiar, VP Personal & Retail Institution PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, menyampaikan materi mengenai literasi keuangan. Dalam paparannya, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya perencanaan keuangan, pengelolaan anggaran pribadi, budaya menabung, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Cahaya Rokhimardiana, Analis Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah, memberikan edukasi mengenai keuangan digital. Materi yang disampaikan mencakup berbagai risiko yang saat ini dihadapi masyarakat, khususnya generasi muda, seperti penipuan digital (online scam), pinjaman online ilegal, investasi bodong, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan transaksi keuangan di era digital.

Melalui kegiatan ini, UIN Walisongo Semarang bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk berupaya memperkuat pemahaman mahasiswa penerima KIP Kuliah mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, aman, dan sesuai prinsip syariah. Selain itu, kegiatan monitoring juga menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan komitmen para mahasiswa dalam memanfaatkan beasiswa secara bertanggung jawab demi mendukung keberhasilan studi mereka.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *