Dies Natalis ke-11, FPK UIN Walisongo Tanam Mangrove Bersama Masyarakat – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang – Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Penanaman Mangrove dalam rangka Dies Natalis ke-11 FPK UIN Walisongo Semarang, Sabtu (19/09/2026). Kegiatan ini diikuti kurang lebih 120 peserta dan melibatkan Kelompok Tani Mangrove sebagai mitra dalam pelaksanaannya.

Perwakilan FPK UIN Walisongo Semarang, Dewi Khurun Aini, M.A., hadir dan mengikuti kegiatan bersama para peserta dan Kelompok Tani Mangrove. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis yang mengedepankan kebersamaan, edukasi, serta aksi langsung di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dewi menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat jangka panjang.

“Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kita tidak hanya menanam mangrove, tetapi juga menanam harapan agar lingkungan tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Semoga kegiatan ini terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian,” ujar Dewi Khurun Aini, M.A.

Sebagai bagian dari UIN Walisongo Semarang, perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia, FPK terus mendorong kegiatan yang mengintegrasikan nilai akademik, sosial, kemanusiaan, dan keberlanjutan. Penanaman mangrove menjadi salah satu bentuk pembelajaran sekaligus pengabdian yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Kelompok Tani Mangrove turut memberikan pendampingan dan terlibat langsung dalam proses penanaman. Kolaborasi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat ekosistem mangrove serta memahami cara menjaga keberlangsungannya.

Mangrove memiliki peran penting bagi kawasan pesisir. Selain membantu mengurangi risiko abrasi, tanaman ini menjadi habitat berbagai jenis biota dan mendukung keseimbangan ekosistem. Karena itu, keberadaan mangrove perlu dirawat secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

WhatsApp Image 2026 09 21 at 09.41.11

Keterlibatan sekitar 120 peserta juga memperkuat semangat kebersamaan dalam kegiatan ini. Sivitas akademika bersama Kelompok Tani Mangrove bekerja secara langsung dalam proses penanaman, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis, tetapi juga menjadi pengalaman bersama yang memiliki nilai sosial dan edukatif.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran di luar ruang perkuliahan. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana pengetahuan dan nilai tanggung jawab sosial diterapkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan ekosistem pesisir.

Penanaman mangrove menjadi salah satu agenda Dies Natalis ke-11 FPK yang mempertemukan unsur akademik dan masyarakat dalam satu kegiatan. Momentum ini sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui kegiatan yang sederhana, edukatif, dan bermanfaat.

Melalui kegiatan tersebut, FPK UIN Walisongo Semarang berharap semangat kolaborasi dan keberlanjutan dapat terus dikembangkan dalam berbagai program. Sinergi dengan Kelompok Tani Mangrove menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat kegiatan sekaligus mendorong peran aktif sivitas akademika dalam persoalan sosial dan lingkungan.

Bibit mangrove yang ditanam menjadi simbol harapan untuk keberlangsungan ekosistem pesisir. Lebih dari sekadar kegiatan dalam rangka Dies Natalis, penanaman ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan lingkungan membutuhkan keterlibatan dan tanggung jawab bersama.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *