UIN Walisongo Online, Semarang – Mahasiswa magang di Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani UIN Walisongo Semarang memperoleh pengalaman langsung dalam pengoperasian instrumen astronomi dan pelayanan edukasi kepada masyarakat pada Jumat (2/10/2026). Program ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan ilmu falak sekaligus mengembangkan keterampilan teknis dan komunikasi.
Di rooftop Gedung Laboratorium Terpadu, mahasiswa menyiapkan teleskop untuk pengamatan langit senja. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses belajar mengenali instrumen, melakukan penyetelan, dan mempersiapkan pengamatan astronomi.
Selama mengikuti magang, mahasiswa dilatih mengoperasikan sistem planetarium digital, mengolah citra astrofotografi, serta menyiapkan instrumen pemantauan hilal. Mereka juga mendampingi kunjungan sekolah dan masyarakat untuk mengenalkan rasi bintang serta berbagai fenomena langit melalui pertunjukan di teater planetarium.
Faza, salah satu mahasiswa magang, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk mempelajari penggunaan teleskop sekaligus berlatih berkomunikasi dengan pengunjung.
“Yang paling seru adalah ketika kami mendampingi kunjungan sekolah atau masyarakat umum untuk simulasi rasi bintang di dalam dome teater. Pengalaman public speaking dan teknis yang kami dapatkan benar-benar paket lengkap!” ujarnya.
Kepala Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang, Dr. Muh. Arif Royyani, Lc., M.S.I., menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bagian penting dalam pelayanan edukasi astronomi. Melalui program magang, mahasiswa dibimbing untuk menguasai keterampilan teknis dan menyampaikan pengetahuan ilmu falak dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.
“Laboratorium ini dirancang sebagai jembatan integrasi ilmu atau Unity of Science, yang mempertemukan sains astronomi modern dengan nilai-nilai spiritual keislaman,” tutur Arif Royyani.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan astronomi Islam di Indonesia. Program magang juga menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik pengamatan dan pelayanan publik di Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo.




