Tim Pena Walisongo Raih Medali Silver pada Festival Esai Mahasiswa Indonesia (FEMI) 2026 – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Malang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang melalui Tim Pena Walisongo dalam ajang Festival Esai Mahasiswa Indonesia (FEMI) 2026 yang diselenggarakan oleh Inteleksa bekerja sama dengan BEM FH Universitas Wisnuwardhana Malang di Universitas Wisnuwardhana Malang pada tanggal 8–11 Mei 2026.

Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, Tim Pena Walisongo berhasil meraih Medali Silver pada Sub Tema Pendidikan melalui karya esai inovatif yang mengangkat gagasan dan solusi terhadap isu pendidikan di Indonesia.

Tim ini terdiri dari tiga mahasiswa lintas jurusan, yaitu:

  1. Ahmad Abiyyah Izdihar (Ketua Tim) : Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam angkatan 2023
  2. Mega Izzatus Shima Putri Ripda (Anggota) : Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah angkatan 2023
  3. Moh Adzrik Nalkhaq  (Anggota) : Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam angkatan 2023

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu melahirkan gagasan yang kreatif, inovatif, dan berdampak positif bagi masyarakat. Prestasi tersebut juga menunjukkan semangat mahasiswa UIN Walisongo dalam mengembangkan kemampuan akademik sekaligus berkontribusi melalui karya tulis ilmiah.

Ketua tim, Ahmad Abiyyah Izdihar, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih bersama timnya. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani berkompetisi di tingkat nasional.

Ajang Festival Esai Mahasiswa Indonesia (FEMI) 2026 sendiri merupakan kompetisi akademik nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menuangkan ide, gagasan, dan solusi terhadap berbagai isu strategis melalui karya esai ilmiah.

Dengan raihan medali silver ini, Tim Pena Walisongo diharapkan dapat terus mengharumkan nama UIN Walisongo Semarang serta menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam mengembangkan budaya literasi dan prestasi akademik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *