UIN Walisongo Online, Semarang – Laboratorium Dakwah (Labda) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) sukses menggelar Forum Group Discussion (FGD) kolaboratif dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dan Penelitian. Bertempat di Balai RT 2 RW 2 Desa Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, kegiatan yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) ini menyasar generasi muda (Gen Z) setempat sebagai mitra strategis.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh Dekan FDK, Lurah Karangmalang, narasumber ahli, tim pengabdian dan penelitian Labda, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) selaku narahubung, serta puluhan pemuda Gen Z Desa Karangmalang.
Kegiatan FGD ini membawa dua misi utama. Pertama, dari Tim Penelitian Labda yang berfokus pada co-creation (pembuatan bersama) konten dakwah digital dalam rangka pembentukan karakter Islami bagi generasi muda. Kedua, dari Tim PKM Labda yang mengusung misi pelestarian budaya melalui enkulturasi tembang macapat dan dolanan bocah tradisional yang dikemas relevan bagi Gen Z.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Dekan FDK Dr. Nasihun Amin, M.Ag. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kolaborasi ini. Beliau menekankan bahwa masifnya teknologi modern harus disikapi secara bijak dan kreatif oleh generasi muda melalui kegiatan positif seperti ini.
“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan PKM dan penelitian di sini. Gadget saat ini sudah betul-betul menjadi bagian dari kehidupan kita, di mana aktivitas manusia sangat dimudahkan oleh teknologi. Ini adalah perubahan yang luar biasa. Oleh karena itu, Gen Z harus bisa memanfaatkan peluang ini. Gadget harus digunakan untuk hal yang produktif, bukan konsumtif, termasuk dalam mengemas kegiatan seni-budaya maupun syiar agama. Saya berharap teman-teman FDK dan Gen Z Karangmalang bisa berkolaborasi dengan baik untuk mensukseskan kegiatan hari ini,” ujar Dekan FDK.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Lurah Karangmalang, Ibu Dewi Andarita. Beliau menyambut hangat kehadiran tim FDK dan berharap ruang edukasi ini mampu membentengi moral sekaligus kreativitas warganya.
“Terima kasih FDK yang sudah hadir di Karangmalang untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Kami sangat berharap Gen Z di desa kami bisa lebih produktif dengan gadgetnya, tidak hanya sekadar konsumtif. Melalui program ini, semoga mereka bisa memanfaatkannya untuk hal-hal baik seperti membuat konten Islami dan melestarikan budaya tradisional kita,” ungkap Ibu Dewi.

Sementara itu, Ketua KWT Desa Karangmalang selaku narahubung kemitraan antara tim Labda dan pihak desa, turut menyampaikan rasa terima kasih atas keberlanjutan program pengabdian ini. “Terima kasih masih mempercayai Karangmalang sebagai lokasi penelitian. Semoga kolaborasi ini bisa berjalan lancar dan membawa manfaat bersama,” tuturnya.
Melalui sinergi lintas generasi dan pemanfaatan media digital ini, Labda FDK berkomitmen penuh untuk terus mengawal program-program pemberdayaan masyarakat yang adaptif. Diharapkan, Gen Z Desa Karangmalang tidak hanya menjadi konsumen digital, melainkan mampu menjadi kreator konten dakwah yang berkarakter Islami serta agen pelestari budaya Jawa di era modern




