UIN Walisongo Onine, Makkah— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Arab Saudi menggelar aksi sosial membersihkan kawasan Jabal Khandamah, Makkah, Sabtu (8/8/2026). Bukit ini merupakan salah satu destinasi yang banyak dikunjungi jemaah umrah.
Kegiatan dilaksanakan pada sore hari usai salat Asar. Anggota Divisi Sosial, Muhammad Tauhid, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah matang sejak sebelum keberangkatan dari Indonesia, termasuk pengadaan kantong sampah (trashbag) dan sarung tangan pelindung.
Sesampainya di lokasi, Jalaludin Faiz selaku tour leader mencatat bahwa kondisi Jabal Khandamah kini jauh lebih bersih dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, tim KKN tetap menyisir empat titik area yang masih menumpuk sampah.
Proses pembersihan membutuhkan usaha ekstra karena medan yang cukup curam di tepi bukit. “Kami harus bekerja ekstra karena lokasinya berada di area turunan dan tepi bukit yang agak ekstrem. Namun dengan kerja sama tim, lokasi tersebut akhirnya bisa bersih kembali,” ujar Fatah El Hijaz, salah satu anggota tim.
Aksi lingkungan ini mendapat apresiasi positif dari pengunjung lokal maupun jemaah umrah asal Indonesia. Ida Nur Jannah, jemaah umrah asal Bekasi, mengaku terkesan dengan aksi spontan mahasiswa UIN Walisongo Semarang tersebut.
“Saya kaget sekaligus bangga melihat mahasiswa dari Indonesia mengadakan aksi go clean di Jabal Khandamah. Tempat ini memang ramai peziarah sehingga kadang sampahnya berserakan. Semoga UIN Walisongo semakin maju dan program KKN seperti ini terus berlanjut,” ungkap Ida.
Aksi bersih-bersih berlangsung selama kurang lebih satu jam hingga mendekati waktu Magrib. Ketua Tim KKN, Arkan Naufal, mengimbau seluruh anggota untuk segera berkumpul di satu titik guna menjaga keselamatan bersama, mengingat area bukit mulai gelap dan tidak dilengkapi lampu penerangan jalan.
Kawasan Jabal Khandamah sendiri populer di kalangan jemaah umrah Indonesia. Kehadiran pedagang yang menjual aneka kuliner khas Nusantara seperti mie ayam, cilok, pempek, es cincau, hingga pecel menjadi daya tarik tersendiri.
“Sangat senang bisa berkunjung ke sini. Selain bisa mengabdi, kami juga bisa menikmati jajanan khas tanah air yang sudah kami rindukan selama dua minggu di Makkah,” tutur Najwa Hafidzah, anggota tim KKN lainnya.
Kegiatan sore itu pun ditutup dengan momen kebersamaan seluruh tim KKN yang menikmati sajian kuliner Nusantara sebelum kembali ke pemondokan.




