FEBI UIN Walisongo Sampaikan Santunan dan Duka Cita untuk Almarhum Rizki Ramadhan – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menyampaikan santunan dan duka cita kepada keluarga Rizki Ramadhan Tinangun, mahasiswa Program Studi Perbankan Syari’ah yang meninggal dunia dalam perjalanan dari rumahnya di Cikarang menuju kampus UIN Walisongo Semarang.
Rizki Ramadhan tercatat sebagai mahasiswa aktif Program Studi Perbankan Syari’ah angkatan 2025. Kepergian Rizki meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, dosen, tenaga kependidikan, serta rekan-rekan mahasiswa di lingkungan FEBI UIN Walisongo.

Dekan dan jajaran pimpinan FEBI menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum melalui perwakilan fakultas yang hadir di rumah duka (7/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, FEBI juga menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kaprodi Perbankan Syari’ah, Dr. Ade Yusuf Mujadid menyampaikan bahwa Rizki dikenal sebagai sosok yang pendiam, namun aktif dalam berbagai kegiatan
organisasi. Almarhum juga memiliki komitmen terhadap tanggung jawab yang diembannya sebagai panitia persiapan mahasiswa baru.
“Rizki termasuk mahasiswa yang pendiam, tetapi aktif dalam berorganisasi. Ia bahkan berencana datang lebih awal ke kampus karena memiliki tanggung jawab sebagai panitia persiapan mahasiswa baru,” ungkapnya.

Kedatangan perwakilan FEBI ke rumah duka mendapat sambutan haru dari kedua orang tua Rizki, Saad Efendi dan Eti Sutianingsih.
“Kami sangat terharu atas kedatangan perwakilan dari kampus UIN Walisongo Semarang sampai ke pelosok desa di Serang, Banten. Kami juga berterima kasih atas perhatian dan tali asih yang diberikan. Tidak semua kampus memberikan perhatian seperti ini,” ungkap Eti Sutianingsih.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga juga menyampaikan pesan kepada civitas akademika FEBI agar senantiasa mendoakan almarhum serta memaafkan segala kesalahan dan kekhilafan Rizki selama menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang, baik kepada sesama mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha FEBI UIN Walisongo, Nasrudin, mengimbau mahasiswa yang akan kembali ke kampus untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.

“Bagi mahasiswa yang menempuh perjalanan jauh, terutama dari luar kota maupun luar pulau, agar menggunakan transportasi yang aman, seperti kereta api atau bus umum. Jika menggunakan sepeda motor, pastikan kondisi tubuh fit dan beristirahat secara berkala, setidaknya setiap dua jam perjalanan,” imbaunya.

Nasrudin juga mengingatkan mahasiswa dari luar kota dan luar pulau untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik. Dengan datang lebih awal, mahasiswa memiliki kesempatan untuk beristirahat dan mempersiapkan kondisi fisik agar tetap sehat serta siap mengikuti kegiatan akademik di FEBI UIN Walisongo.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, khususnya saat melakukan perjalanan jauh menuju kampus. Semoga almarhum Rizki Ramadhan Tinangun mendapat rahmat dan ampunan Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *