Optimalisasi Pembelajaran Ketika Sekolah Daring

Sejak adanya pandemi covid-19 di Indonesia, pembelajaran di sekolah dan universitas dilakukan secara daring. Pembelajaran daring bagi sebagian orang dirasa kurang efektif karena materi yang disampaikan oleh guru atau dosen sulit untuk dipahami. Maka dalam proses pembelajaran untuk mempermudah siswa dalam memahami materi sekolah mengadakan kegiatan blended learning.

Blended learning merupakan pembaharuan dalam proses pembelajaran daring dengan berusaha mengintegrasikan inovasi dalam teknologi pembelajaran dengan pembelajaran secara tradisional yaitu pembelajaran yang harus selalu berhubungan dan berpartisipasi secara langsung (Throne, 2003). Dengan kata lain blended learning adalah gabungan dari pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka. Dimana dalam satu minggu pembelajaran, tiga hari daring dan tiga hari tatap muka.

Pembelajaran secara daring bisa dilakukan dengan menggunakan zoom meeting, google meet dan platform lain yang serupa. Untuk materi pembelajaran guru bisa mengirimkan materi pembelajaran dalam bentuk file pdf, foto atau video di google classroom maupun whatsapp group. Hal ini dirasa akan memudahkan siswa dalam memahami materi yang diberikan. Pembelajaran tidak hanya menekankan pada transfer of knowledge saja tetapi proses pembelajaran yang menghasilkan peserta didik yang kreatif, kritis dalam memecahkan sebuah permasalahan. (Koko Adya Winata, 2020)

Sebelum pembelajaran dimulai, guru membagikan materi terlebih dahulu, dan saat berlangsungnya pembelajaran guru menjelaskan serta adakan diskusi mengenai materi yang dibahas, agar siswa lebih aktif dan bisa berpendapat sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan masing-masing.

Lalu untuk pembelajaran tatap muka di sekolah, siswa dan guru harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Memakai masker dan jaga jarak saat di kelas. Pembelajaran atap muka dijadikan evaluasi bagi siswa tentang materi yang sudah diberikan saat belajar daring.

Untuk lebih memperdalam materi, biasanya orang tua menyarankan anaknya untuk bimbel di tempat-tempat bimbel atau les privat di rumah. Ada pula yang menyarankan bimbel online. Semua itu baik dan tentunya harus dengan pengawasan orang tua. Manfaatkan waktu belajar semaksimal mungkin agar anak bisa memahami materi dengan baik dan benar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *