Mahasiswa KKN RDR 77 Kelompok 34 UIN Walisongo Semarang Gelar Webinar Kesetaraan Gender “Perempuan dan Pendidikan”

  1. Semarang – Mahasiswa KKN Reguler dari Rumah ke 77 kelompok 34 UIN Walisongo Semarang menggelar webinar kesetaraan gender yang mengangkat tema “Perempuan dan Pendidikan” Pada hari Sabtu, 6 November 2021 via Zoom.

Webinar ini diikuti oleh masyarakat umum termasuk mahasiswa UIN Walisongo Semarang dan mahasiswa dari beberapa kampus lainnya yaitu sebanyak 50 peserta dengan menghadirkan narasumber yang merupakan founder feministic, beliau adalah Laila Fajrin Rauf. 

Tujuan di selenggarakannya webinar ini yaitu untuk menyadarkan dan menambah pengetahuan masyarakat terutama generasi muda agar lebih sadar akan pentingnya memperoleh pendidikan terutama bagai kaum permpuan, sebagaimana di sampaikan oleh Rizal Lingga selaku Ketua panitia webinar kesetaraan gender dalam sambutan pembukaan.

“Kami selaku tim panitia kkn menyelenggarakan webinar ini dengan tujuan menyadarkan dan menambah pengetahuan masyarakat terutama generasi muda agar lebih sadar akan pentingnya memperoleh pendidikan terutama bagai kaum permpuan’’ ujarnya

Selain itu sambutan juga di sampaikan oleh DPL KKN Kelompok 34, yaitu Bapak Abdul Karim M.Si, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Pendidikan untuk perempuan sangat lah penting, tidak memandang jenis kelamin perempuan mempunyai hak untuk meraih Pendidikan setinggi mungkin.

Kak Laila Fajrin Rauf S.Pd memaparkan materi tentang “Kesetaraan, Perempuan dan Pendidikan” dalam penjelasan beliau menerangkan bahwa penghalang perempuan berpendidikan itu ada beberapa hal antara lain pernikahan dini, pengalaman biologis, sistem patriarki, tidak percaya diri, faktor ekonomi dan stigma masyarakat. Padahal disamping itu ada banyak pentingnya seorang perempuan berpendidikan seperti membuat paradigma berpikir, lebih tampil percaya diri, kemandirian ekonomi, mendapat ruang bertumbuh, berkarya, berdaya serta dapat terhindar dari pernikahan dini.  

“Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, perempuan berhak untuk berpendidikan tinggi tanpa di halangi nilai dan sistem patriarki di lingkungan masyarakat, kalau kata Ibu R.A Kartini kita harus membuat sejarah, kita mesti menentukan masa depan yang sesuai dengan keperluan sebagai kaum perempuan dan mendapat pendidikan yang cukup seperti laki-laki. Toh perempuan berpendidikan tinggi bukan untuk menyaingi laki-laki. Tapi untuk dirinya dan peradaban setelahnya” ucap kak Laila Fajrin 

Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB, berjalan sukses dan lancar tanpa kendala apapun. Diskusi di akhiri dengan kutipan dari Dian Sastrowardoyo yang di sampaikan oleh kak Laila Fajrin “Entah akan berkarir atau menjadi  ibu rumah tangga, perempuan wajib berpendidikan tinggi karena dia akan menjadi Ibu. Ibu-ibu cerdas akan melahirkan anak anak yang cerdas”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *