Perluas Wawasan Pendidikan Tinggi, 378 Siswa MAN Salatiga Kunjungi UIN Walisongo – UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang – Sebanyak 378 siswa bersama 15 guru pembimbing Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Salatiga mengunjungi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Senin (26/10/2026). Kunjungan yang berlangsung di Ruang Teater Lantai 4 Gedung Rektorat Kampus 3 UIN Walisongo Semarang ini menjadi sarana bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi sekaligus memperluas wawasan mengenai pilihan studi setelah lulus madrasah.

Kegiatan tersebut disambut oleh Tim Admisi Universitas, Tim Admisi Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Tim Humas, serta Walisongo Campus Ambassador. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan informasi mengenai profil universitas, pilihan program studi, jalur penerimaan mahasiswa baru, hingga berbagai peluang beasiswa yang tersedia di UIN Walisongo Semarang.

Kepala Bidang Kurikulum MAN Salatiga, Muhammad Waston al Hikami, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UIN Walisongo Semarang. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tahun kedua bagi MAN Salatiga dalam menyelenggarakan kegiatan pengenalan perguruan tinggi di UIN Walisongo.

WhatsApp Image 2026 10 26 at 15.13.16

Menurut Waston, kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan gambaran yang lebih luas kepada para siswa tentang kehidupan akademik di perguruan tinggi. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, sekitar 30 persen lulusan MAN Salatiga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), termasuk UIN Walisongo Semarang.

“Anak-anak saat ini berada di salah satu lingkungan perguruan tinggi yang baik. Tujuan kita adalah memperluas wawasan mereka mengenai dunia perkuliahan, sehingga teori dan pengetahuan yang selama ini dipelajari di madrasah dapat mereka hubungkan dengan pengalaman nyata di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Waston berharap, melalui kunjungan ini, para siswa dapat memperoleh arahan dan bimbingan yang bermanfaat dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi sesuai dengan potensi dan cita-cita mereka.

WhatsApp Image 2026 10 26 at 15.14.341

Sementara itu, Kepala Pusat Admisi dan Promosi UIN Walisongo Semarang, Dr. Sayyidatul Fadhilah, M.Pd., menyambut hangat kedatangan rombongan MAN Salatiga. Dalam sambutannya, ia memperkenalkan UIN Walisongo sebagai kampus yang mengusung semangat kemanusiaan dan peradaban serta menjadi salah satu perguruan tinggi Islam negeri yang memiliki sejarah panjang di Jawa Tengah.

Ia menjelaskan bahwa UIN Walisongo memiliki 64 program studi yang mencakup bidang keilmuan umum dan keagamaan. Keragaman pilihan tersebut memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk menentukan bidang studi yang sesuai dengan minat, bakat, dan rencana masa depan mereka.

Dari sisi penerimaan mahasiswa baru, ia menjelaskan bahwa UIN Walisongo menyediakan sejumlah jalur seleksi, meliputi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN), serta jalur mandiri melalui sejumlah skema seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Adik-adik dapat mulai mengenali program studi yang diminati dan mencari informasi mengenai jalur masuk serta beasiswa yang tersedia. Dengan demikian, persiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dapat dilakukan sejak dini,” pesannya.

WhatsApp Image 2026 10 26 at 15.14.34

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi oleh perwakilan Tim Admisi Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang, Aldila Dyas Nurfitri, S.Psi., M.Si. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai informasi mengenai UIN Walisongo, mulai dari fakultas dan program studi, mekanisme penerimaan mahasiswa baru, hingga peluang beasiswa bagi calon mahasiswa.

Melalui kunjungan ini, UIN Walisongo Semarang berharap para siswa MAN Salatiga memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pendidikan tinggi serta semakin termotivasi untuk merencanakan masa depan akademik secara matang. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara UIN Walisongo dan madrasah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *